Langsung ke konten utama

UAS PKT 7D Muhammad Alaudin Irsyad 1903015141

  UAS ini dibuat sebagai penunjang nilai sebagaimana yang tertuang dalam  https://onlinelearning.uhamka.ac.id

TIGA KELOMPOK KECERDASAN TIRUAN Oleh Muhammad Alaudin Irsyad


    Kecerdasan Tiruan telah menjadi salah satu cabang riset yang sangat aktif dan produktif bagi para ilmuwan dibidang komputer dan psikologi lebih dari 50 tahun. 

Kecerdsan Tiruan dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok sebagai berikut:
  • Sistem berbasis pengetahuan (knowledge-based systems, KBS): model dinyatakan secara eksplisit dan dibangun menggunakan kata dan symbol.
  • Inteligensia berbasis komputasi (Computational intelligence, CI): model secara implisit yang dinyatakan dengan teknik-teknik numerik.
  • Hybrid (campuran).

Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS)

    KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction systems. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia. Meskipun teknik berbasis simbol telah mengalami sukses untuk domainnya yang relatip sempit, namun ia tetap mengandung keterbatasan dalam hal kemampuan yakni sebatas mengatasi situasai-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. Model simbolik pada umumnya kurang baik untuk mengatasi masalah yang belum familiar.


Inteligensia Berbasis Komputasi (CI)

    CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman. Dalam hal ini, pengetahuan tidak secara eksplisit dinyatakan melainkan direpresentasikan melalui angka-angka (numeris) yang dapat disesuaikan seiring dengan bertambahnya ketelitian dari sistem. Termasuk dalam kategori ini adalah neural networks, genetic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidak pastian seperti fuzzy logic. Induction systems mengandung perhitungan numeris, sehingga dapat pula dikelompokan pada CI. CI juga sering disebut sebagai soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidak pastian (uncertainty), ketidak tepatan (imprecise), ambigu (ambigous), dan kabur (fuzzy) atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area). Bukankah dunia ini penuh grey area?


Kecerdasan Tiruan Hybrid

    Kelompok hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS atau sesama unsur CI  atau kombinasi antara unsur KBS dengan unsur CI. Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat dari pada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri, jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya. Berbagai kombinasi telah banyak dilakukan, misalnya: gabungan antara expert systems dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case-based reasoning systems dengan expert systems.




~Soal & Jawaban~

1. Sebutkan 3 kelompok kecerdasan tiruan...
  • Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS)
  • Inteligensia Berbaasus Komputasi (CI)
  • Kecerdasan Tiruan Hybrid

2. KBS meliputi teknik-teknik seperti?
    
    Rule-based, case-based reasoning, dan induction systems.


3. KBS dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan?

    Kata dan Simbol.


4. KBS memiliki keterbatasan dalam hal kemampuan yakni?

    Sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit.


5. CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman. Dalam hal ini, pengetahuan tidak secara eksplisit dinyatakan melainkan direpresentasikan melalui?

    Angka-angka (numeris).


6. Apa teknik yang dibutuhkan untuk mengatasi ketidakpastian?

    Fuzzy Logic.


7. Mengapa Induction Systems dikelompokan pada CI?

    Karena mengandung perhitungan numeris.


8. CI juga sering disebut sebagai?

    Soft Computing.


9. Kelompok hybrid merupakan campuran antara?

    Sesama unsur KBS atau sesama unsur CI.


10. Apa tujuan penggabungan dari kelompok hybrid?

    Untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat daripada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri, yang mana diharapkan penggabungan ini akan mengatasi kelemahan masing-masing dari kelompoknya.



Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Domain Penelitian Dalam Kecerdasan Tiruan Oleh Muhammad Alaudin Irsyad

DOMAIN PENELITIAN DALAM KECERDASAN TIRUAN : Formal tasks (matematika, games) ·  Mundane task (perception, robotics, natural language, common sense, reasoning).  Expert tasks (financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientific analysis, dll). NATURAL LANGUAGE      Suatu teknologi yang memberikan kemampuan kepada komputer untuk memahami bahasa manusia sehingga pengguna komputer dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.  ROBOTIK DAN SISTEM SENSOR       Sistem sensor, seperti sistem vision, sistem tactile, dan sistem pemrosesan sinyal jika dikombinasikan dengan AI, dapat dikategorikan kedalam suatu sistem yang luas yang disebut sistem robotik.  EXPERT SYSTEM      Sistem pakar (Expert System) adalah program penasehat berbasis komputer yang mencoba meniru proses berpikir dan pengetahuan dari seorang pakar dalam menyelesaikan masalah-masalah spesifik. PPT : Artikel ini dibuat se...

UAS PKT 7D Muhammad Alaudin Irsyad 1903015141

  UAS ini dibuat sebagai penunjang nilai sebagaimana yang tertuang dalam  https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Poin Penting dan Garis Besar Kemampuan AI Oleh Muhammad Alaudin Irsyad

  Tiga Poin Penting Kemampuan AI learning,  reasoning,  self correction. Learning      AI perlu belajar untuk memperkaya pengetahuannya. Proses belajar AI pun tidak selalu disuruh oleh manusia, melainkan AI akan belajar dengan sendirinya berdasarkan pengalaman AI saat digunakan oleh manusia. Reasoning      AI memiliki kemampuan berfikir mengambil keputusan secara rasional, dengan menganalisa hasil belajarnya Self Correction      Hal yang cukup menarik dari AI adalah ia mampu melakukan self correction atau mengoreksi diri sendiri. Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu dari keempat faktor berikut : Acting humanly, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia. Thinking humanly, sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia. Think rationally, sistem yang mampu berpikir secara rasional. Act rationally, sistem yang mampu bertindak secara rasional. ~ Pertanyaan & Jawaban ~ 1. Sebutkan 3 poin pen...