Langsung ke konten utama

UAS PKT 7D Muhammad Alaudin Irsyad 1903015141

  UAS ini dibuat sebagai penunjang nilai sebagaimana yang tertuang dalam  https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Konsep Dasar Dalam Kecerdasan Buatan Oleh Muhammad Alaudin Irsyad

 

TURING TEST – Metode Pengujian Kecerdasan

  • Turing Test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat oleh Alan Turing. 
  • Proses uji ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya adalah sebuah mesin yang akan diuji. 
  • Penanya tidak bisa melihat langsung kepada obyek yg ditanyai. Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer dan mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut.
  • Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan mana jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan CERDAS.

PEMROSESAN SIMBOLIK
  • Komputer semula didisain untuk memproses bilangan/angka-angka (pemrosesan numerik).
  • Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasarkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis.
  • Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan bagian dari ilmu komputer yang melukan proses secara simbolik dan non-algoritmik dalam penyelesaian masalah.

HEURISTIC
  • Istilah Heuristic diambil dari bahasa Yunani yang berarti menemukan.
  • Heuristic merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian (search) ruang problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan disepanjang jalur yang memiliki kemung kinan sukses paling besar. 

PENARIKAN KESIMPULAN (INFERENCING)
  • AI mecoba membuat mesin memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan (reasoning) 
  • Kemampuan berpikir (reasoning) termasuk didalamnya proses penarikan kesimpulan (inferencing) berdasarkan fakta-fakta dan aturan dengan menggunakan metode heuristik atau metode pencarian lainnya.

PENCOCOKAN POLA (PATTERN MATCHING)

    AI bekerja dengan metode pencocokan pola (pattern matching) yang berusaha untuk menjelaskan obyek, kejadian (events) atau proses, dalam hubungan logik atau komputasional.




>
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Domain Penelitian Dalam Kecerdasan Tiruan Oleh Muhammad Alaudin Irsyad

DOMAIN PENELITIAN DALAM KECERDASAN TIRUAN : Formal tasks (matematika, games) ·  Mundane task (perception, robotics, natural language, common sense, reasoning).  Expert tasks (financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientific analysis, dll). NATURAL LANGUAGE      Suatu teknologi yang memberikan kemampuan kepada komputer untuk memahami bahasa manusia sehingga pengguna komputer dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.  ROBOTIK DAN SISTEM SENSOR       Sistem sensor, seperti sistem vision, sistem tactile, dan sistem pemrosesan sinyal jika dikombinasikan dengan AI, dapat dikategorikan kedalam suatu sistem yang luas yang disebut sistem robotik.  EXPERT SYSTEM      Sistem pakar (Expert System) adalah program penasehat berbasis komputer yang mencoba meniru proses berpikir dan pengetahuan dari seorang pakar dalam menyelesaikan masalah-masalah spesifik. PPT : Artikel ini dibuat se...

UAS PKT 7D Muhammad Alaudin Irsyad 1903015141

  UAS ini dibuat sebagai penunjang nilai sebagaimana yang tertuang dalam  https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Poin Penting dan Garis Besar Kemampuan AI Oleh Muhammad Alaudin Irsyad

  Tiga Poin Penting Kemampuan AI learning,  reasoning,  self correction. Learning      AI perlu belajar untuk memperkaya pengetahuannya. Proses belajar AI pun tidak selalu disuruh oleh manusia, melainkan AI akan belajar dengan sendirinya berdasarkan pengalaman AI saat digunakan oleh manusia. Reasoning      AI memiliki kemampuan berfikir mengambil keputusan secara rasional, dengan menganalisa hasil belajarnya Self Correction      Hal yang cukup menarik dari AI adalah ia mampu melakukan self correction atau mengoreksi diri sendiri. Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu dari keempat faktor berikut : Acting humanly, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia. Thinking humanly, sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia. Think rationally, sistem yang mampu berpikir secara rasional. Act rationally, sistem yang mampu bertindak secara rasional. ~ Pertanyaan & Jawaban ~ 1. Sebutkan 3 poin pen...